Pages - Menu

Sunday, August 30, 2020

Puisi | PAYAH



Saat berjalan ditepi gunung

semilir angin membawa canda

pohon-pohon berdansa bersama

menatap wajah sang surya 

berdua telah mendaki

berdua telah  menjalani

kita kan selalu bersama

karena janji cinta

dibawah naungan awan kelabu

diatas hamparan permadani hijau

ijinkan aku membuktikan

bahwa kehadiranku untuk damaimu

semua telah kita cari

segalanya telah kuberi

sampai denyut nadi tersedak

semua hanya untukmu

tapi,

Kamu bukan milikku!..,.

Duhai sayangku.

 

eMWE

No comments:

Post a Comment