Pages - Menu

Saturday, February 13, 2021

Puisi | Detik-detik [Me]nikah



sunyinya malam
lentera menyala didinding kamar
kuhempaskan badan sambil terlentang
membayangkan dirimu seorang
pikiranku melayang
memikirkan pernikahan

kutarik nafas dalam dada
menenggelamkan Pikiran
mungkin semakin rindu
atau hati sedang berkabu

kuhisap sebatang rokok
kutitip pesan lewat kepulan asap
senandung cinta denganmu
memberi  warna dalam hidup
sampai akhirnya kuberlari
dan melepas jejak rindu

No comments:

Post a Comment